Public Service TPHP UGM Tingkatkan Daya Saing Layanan Jasa Analisis Melalui Program Magang Guru Kejuruan SMK

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=RO4z186NHtk[/embedyt]

Yogyakarta, Oktober 2024 – Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Laboratorium Uji Public Service (LUPS) Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian (TPHP), Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) berkolaborasi dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Pertanian, berhasil menyelenggarakan program Upskilling dan Reskilling bagi guru kejuruan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis dunia kerja. Kegiatan yang berlangsung pada 30 September hingga 9 Oktober 2024 ini merupakan bagian dari inisiatif peningkatan kompetensi tenaga pendidik agar selaras dengan perkembangan industri dan standar analisis pangan modern.

Program magang ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis guru kejuruan dalam analisis pangan, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi UGM untuk memperkuat daya saing layanan jasa analisisnya di tingkat nasional. Dengan menyediakan lingkungan pembelajaran yang berbasis laboratorium modern dan didukung oleh tenaga ahli, UGM terus menunjukkan komitmennya dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan vokasi dan kebutuhan industri.

Transformasi Pendidikan dan Layanan Analisis

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan intensif di bidang pengujian mutu pangan, yang mencakup analisis proksimat, mikrobiologi, dan sensoris. Para peserta juga diajarkan mengenai penerapan Good Laboratory Practices (GLP), standar operasional laboratorium, serta penerapan budaya kerja industri. Pelatihan ini dipandu oleh dosen-dosen dan teknisi ahli dari UGM, termasuk Dr. Manikharda, S.T.P., M.Agr, , Ph.D., Qurrota Aýun, S.T.P, M.Sc, Ph., Dr. Lulum Leliana, S.T.P., Dr. Arima Diah Setiowati, S.T.P., M.Sc., Dr. Fiametta Ayu Purwandari, S.T.P., M.Sc., Dr. Zaki Utama, S.T.P., M.P., Dr. Rachma Wikandari, S.T.P., M.Biotech., Ph.D., Dr. Wahyu Dwi Saputra, S.T.P., M.Agr.Sc., Ph.D., Yunika Mayangsari, S.Si., M.Biotech., Ph.D., Stugestus Kurniawan Jati, S.T.P., M.Sc. serta para tenaga laboratorium yang berpengalaman, antara lain Ashari Priyanto, S.T.P., Rachmat Teguh Sutrisno, Rohmatun Nafiah, S.T.P., Muhammad Khak, S.T.P., Pargiyanti, Novi Dwinawati, Anang Juni Yastanto, S.T.P., Purwito, Ani Sumarsih, Wahyu Prasetya, S.T.P. dan Rini Astuti

Menurut Dr. Manikharda, yang juga bertindak sebagai pendamping industri dalam program ini, pelaksanaan magang ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi peserta tetapi juga menjadi langkah strategis UGM dalam meningkatkan kredibilitas layanan analisisnya.

“Dengan menghadirkan pengalaman langsung di dunia kerja, kami memastikan bahwa para guru kejuruan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar dunia kerja. Di sisi lain, kegiatan ini juga membuka peluang kerja sama yang lebih luas bagi laboratorium UGM sebagai mitra pengujian yang terpercaya bagi sekolah dan industri,” ungkapnya.

Meningkatkan Daya Tarik Layanan Laboratorium UGM

Kegiatan magang ini mempertegas peran Laboratorium Uji Public Service (LUPS) UGM sebagai salah satu pusat layanan analisis pangan unggulan di Indonesia. Dengan fasilitas laboratorium yang lengkap dan standar pengujian yang mengikuti metode internasional seperti AOAC dan Standar Nasional Indonesia (SNI), layanan ini semakin menarik bagi industri pangan, akademisi, serta institusi pendidikan lainnya yang membutuhkan pengujian produk.

“Kami ingin menjadikan laboratorium ini sebagai rujukan utama bagi dunia industri dan pendidikan dalam bidang analisis pangan. Dengan program ini, guru kejuruan dapat membawa pengalaman mereka ke sekolah dan membekali siswa dengan keterampilan berbasis industri, sementara UGM memperkuat reputasi sebagai pusat riset dan layanan jasa analisis yang inovatif,” tambah Dr. Manikharda.

Dampak dan Rencana Ke Depan

Selain memberikan manfaat bagi peserta, program ini juga membuka peluang bagi UGM untuk memperluas cakupan layanan laboratoriumnya. Beberapa rekomendasi yang muncul dari evaluasi kegiatan ini antara lain:

  • Peningkatan kolaborasi antara UGM dan sekolah-sekolah kejuruan dalam pelatihan analisis pangan.
  • Penyelenggaraan program magang berkelanjutan bagi guru dan siswa SMK agar lebih siap menghadapi tantangan industri 4.0.
  • Ekspansi layanan analisis laboratorium ke lebih banyak sektor industri guna memperkuat daya saing produk pangan lokal.

Melalui inisiatif ini, UGM tidak hanya meningkatkan relevansi pendidikan vokasi tetapi juga memperkokoh posisinya sebagai pusat layanan jasa analisis pangan yang unggul dan inovatif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai program pengembangan kompetensi yang lebih luas dan berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan jasa analisis di UGM, kunjungi website FTP UGM atau hubungi Laboratorium Uji Public Service (LUPS) FTP UGM melalui email publicservice.tphp@ugm.ac.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *